Rabu, Juni 19Website Resmi DPRD Kab. Sumedang
  • Selamat Datang di Situs Resmi DPRD Kabupaten Sumedang

Komisi II: UMKM Harus Didorong Modal dan Pasar

KUNJUNGAN Komisi II ke Dinas Koperasi dan UKM Kuningan, Kamis. humas/dprd sumedang

DPRD SUMEDANG – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu unsur terpenting dalam perekonomian masyarakat. Terutama untuk menyangga ekonomi masyarakat kecil dalam mengembangkan usahanya.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang Titus Diah menuturkan, terdapat dua hal penting dalam upaya memajukan UMKM, yaitu, modal dan pasar.

“Hal terpenting kebutuhan kemajuan UMKM adalah permodalan dan pemasaran,” ujarnya usai kunjungan studi komprasi ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kuningan terkait keberpihakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kamis (14/3/2019).

Titus mengungkapkan, dari kunjungan kerja tersebut, pihaknya mendapati bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah membantu membuka akses pinjaman tanpa agunan bagi pelaku UMKM di beberapa bank, antara lain, Bank Mandiri, BJB , BNI dan BRI. Pelaku UMKM cukup menggunakan sertifikat ijin usaha mikro kecil (IUMK) yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Ternyata di Kuningan sudah membuka akses pinjaman mulai dari RP1-50 juta tanpa anggunan. Kami berharap di Sumedangpun akan berlaku seperti halnya di Kuningan,” ungkapnya.

Kemudian, Titus mengatakan, dengan berbagai potensi pariwisata yang terdapat di Sumedang ditambah jalan tol di masa yang akan datang, pihaknya berharap kepedulian pemerintah terutama DPRD dapat menyiapkan sumber daya manusia (SDM) UMKM agar kesejahteraan pelakunya tidak redup.

“Dengan adanya wisata dan tol, harapan ke depan bahwa kepedulian pemerintah serta DPRD lebih menyiapkan SDM UMKM agar kesejahteraan pelaku usaha tidak mati,” katanya. humas dprd